Terkenal dengan Ketampanannya, Apakah Jo In-sung Pernah Melakukan Operasi Plastik?

0
soompi.com

Rumor Operasi Plastik Jo In-sung

Jo In-sung, aktor favorit semua orang untuk peran moody dan melankolis, adalah pelengkap di industri hiburan Korea. Sebagai selebritas yang sudah bermain game selama 20 tahun, Jo In-sung memiliki reputasi yang baik dengan banyak pekerjaan yang pernah ia lakukan. Itu tidak berarti semua karir Jo In-sung didasarkan pada aktingnya, karena ia juga memiliki banyak kesepakatan sebagai brand ambassador atau model komersial untuk berbagai produk. Ini karena visual dan tinggi badannya yang cocok untuk semua model.

Pembicaraan seputar penampilan kualitas modelnya hampir harus mengarah pada spekulasi tentang operasi plastik dan prosedur lainnya. Masih ada bias terhadap selebriti berpenghasilan tinggi dan tampan, karena mereka akan selalu terkena spekulasi seperti itu. Tidak ada bedanya dengan Jo In-sung. Segera setelah gambar-gambar lama muncul kembali dan ditambah dengan perdebatan yang sudah memanas seputar salah satu proyeknya, diskusi itu semakin panas. Dengan hidung mancung dan mata monolid-nya yang tajam, apakah menurut Anda Jo In-sung melakukan operasi? Mari kita lihat lebih dalam jalan Jo In-sung menuju ketenaran dan spekulasi selanjutnya mengenai apakah ketampanannya diproduksi.

Jalan Menuju Ketenaran

Jo In-sung memiliki apa yang biasanya disebut awal yang sederhana, sebagai anak laki-laki yang lahir dan besar di ibu kota Korea Selatan. Dia terjun ke industri hiburan sebagai model dalam kampanye iklan tahun 1998 untuk rantai mode cepat lokal, Ziozia. Visual dan perawakannya yang tinggi membuatnya menjadi kandidat yang sempurna untuk pekerjaan semacam itu. Jo In-sung memulai debut aktingnya pada tahun 1999 tetapi benar-benar mulai mendapatkan pengakuan di awal tahun 2000-an, melalui serial TV seperti Jump, School 3 dan Nonstop.

Drama hit pertamanya adalah What Happened in Bali, di mana ia membintangi bersama Ha Ji-won dan So Ji-sub. Drama ini dikatakan sebagai salah satu melodrama paling ikonik pada masanya, berlatar pantai Bali. Ceritanya sendiri berkisah tentang anak seorang kepala konglomerat yang jatuh cinta dengan seorang pemandu wisata Korea yang tinggal di Bali, meski diakhiri dengan ending yang agak aneh. Drama ini memuncak pada 39,7% rating penayangan, yang tergolong besar pada masanya. Bersamaan dengan kesuksesan drama ini, Jo In-sung berperan dalam drama lain, seperti Spring Day, dan film, seperti A Dirty Carnival dan A Frozen Flower.

Setelah menyelesaikan wajib militernya, dia kembali dengan drama That Winter, The Wind Blows, drama yang memulai gelombang rumor tentang fitur wajahnya. Drama ini merupakan adaptasi dari drama Jepang, I Don’t Need Love, Summer, dan bercerita tentang seorang pria dan wanita yang masing-masing mengalami nasib tragis sendiri-sendiri, dan karena itu, mereka tidak percaya pada cinta. Penayangan drama tersebut memicu banyak berita tentang fitur wajahnya, bahkan sampai menuduh sutradara mengubah penampilan mereka melalui pasca produksi dan operasi plastik. Rumor ini sepertinya menjadi akar dari semua spekulasi setelahnya.

Pada tahun 2014, Jo In-sung membintangi drama It’s Okay, That’s Love dengan mantan lawan mainnya, Gong Hyo-jin. Drama ini juga menjadi hit di kalangan penggemar dan penonton, karena mencakup topik tabu seperti masalah kesehatan mental. Selama tur pers dan upacara penghargaan yang mengikuti kesuksesan drama ini, spekulasi muncul seputar filler dahi yang mungkin dia lakukan. Aktor itu sendiri tidak pernah membenarkan atau membantah rumor tersebut.

Baru-baru ini, ia membintangi film The Great Battle, sebuah film perang periode epik, bersama bintang-bintang seperti Nam Joo-hyuk dan Park Sung-woong. Dia adalah pemeran utama film ini, berperan sebagai Yang Manchun, seorang Komandan Goguryeo yang berperang melawan klan Tang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here